Bahkan, ketika Anda menganggap diri Anda masih haid sekalipun, bukan berarti saat itu Anda sedang tidak hamil. Lalu, apa saja tanda awal kehamilan khusus yang menunjukkan kalau Anda benar-benar hamil?
Melissa Goist, M.D, clinical assistant professor kebidanan dan kandungan di Ohio State University Medical Center, mengatakan, segera setelah terjadi pembuahan, tubuh Anda akan memproduksi sejumlah hormon kehamilan. Hormon-hormon inilah yang bertanggung jawab pada beberapa perubahan kondisi fisik Anda, bahkan sebelum kehamilan Anda terdeteksi oleh test pack.
Coba Anda cek 15 tanda awal kehamilan di bawah ini. Bila 10 diantaranya Anda alami, bisa jadi Anda memang benar-benar hamil:
1. Payudara bengkak
Memakai bra terasa seperti siksaan, karena payudara tiba-tiba membesar dan terasa nyeri jika disentuh. Ditambah lagi, warna areola yang lebih gelap dari biasanya
2. Sering lelah
Biasanya, Anda sanggup membaca beberapa bab novel favorit Anda sebelum tidur. Tapi sekarang, Anda tak sanggup membaca satu halaman pun.
3. Mual
Setiap pagi, Anda bangun dengan perut mual dan perasaan ingin muntah. Seringkali, rasa mual berlangsung sepanjang hari.
4. Sering buang air kecil
Tidur malam terganggu, karena selalu terbangun untuk pergi ke toilet.
5. Sakit kepala
Tiba-tiba saja, Anda sering mengeluh sakit kepala. Jika Anda memutuskan untuk mengonsumsi obat pereda sakit kepala, pilih yang mengandung acetaminophen yang lebih aman untuk kehamilan dibanding ibuprofen.
6. Sakit punggung
Biasanya, Anda tidak punya masalah dengan sakit punggung. Namun kini, punggung bagian bawah terasa nyeri. Jika Anda benar hamil, gangguan ini akan menetap hingga melahirkan kelak.
7. Perut kram
Perut terasa kembung dan kram, gejala yang biasa Anda rasakan menjelang haid. Anda menduga ini hanyalah salah satu dari gejala PMS setiap bulannya.
8. Ngidam atau menolak makanan tertentu
Tanpa alasan yang jelas, mendadak Anda sangat menginginkan makanan tertentu, yang sebelumnya mungkin bukan makanan favorit Anda. Atau sebaliknya, Anda tiba-tiba tak tahan dengan makanan yang selama ini jadi kegemaran Anda.
9. Sembelit dan kembung
Skinny jeans yang tadinya baik-baik saja, kini terasa sempit (terutama di bagian perut!). Sembelit dan kembung yang Anda rasakan belakangan ini juga membuat perut buncit.
10. Perubahan mood
Tanpa alasan yang jelas, Anda suka marah-marah pada suami. Di lain waktu, Anda menangis tanpa sebab.Perasaan Anda minggu ini naik turun seperti rollercoaster.
11. Peningkatan suhu tubuh
Umumnya, suhu tubuh Anda di pagi hari saat bangun tidur dan sebelum melakukan aktivitas apapun sekitar 35,5 - 36 ° C. Suhu ini akan meningkat menjadi 37 - 38 ° C saat masa subur (kurang lebih selama 2 atau 3 hari). Anda patut curiga Anda hamil, ketika suhu tubuh terus meningkat. Padahal, masa subur telah lewat.
12. Sensitif pada bau
Anda tak tahan pada segala macam bau, terutama aroma makanan tertentu. Saking tak tahannya, bau tertentu bisa membuat Anda mual dan muntah!
13. Pusing dan pingsan
Anda tiba-tiba merasa pusing, yang diikuti dengan rasa ringan dan melayang.
14. Vlek
Ada vlek.Rasanya sih, bukan haid, karena cuma terjadi sesekali dan sangat sedikit.
15. Gejala PMS
Anda merasakan gejala PMS yang sama seperti yang Anda rasakan setiap bulan.Perut kembung, sakit pinggang, nyeri pada payudara, bahkan nafsu makan yang meningkat. Tapi, kok belum haid juga, ya?











.jpg)
Hindari pula makanan pedas, buah durian, dan minumal beralkohol. Anda tentu tidak ingin para tamu yang hadir mencium bau yang tak sedap dari tubuh Anda, terutama bila Anda sering mengalami gangguan bau badan. Bau badan dipengaruhi makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Karena itu, sebisa mungkin lupakan sementara makanan dan minuman yang dapat memicu munculnya bau badan. Dalam tradisi masyarakat Jawa, dikenal pula istilah mutih atau mengonsumsi makanan berwarna putih seperti nasi, garam, serta air putih untuk calon mempelai. Cara seperti ini bisa Anda coba.
Ini baik untuk kulit agar tetap segar karena zat-zat yang terkandung di dalam buah dan sayuran mengandung antioksidan, beta karotin, dan masih banyak lagi. Buah dan sayuran juga dapat membuat kulit terlihat lebih segar, mulus, dan bercahaya. Anda tentu tidak ingin kulit terlihat kasar dan bersisik saat berada di pelaminan.
Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Terlalu banyak pikiran dan stres menjelang pernikahan akan membuat kondisi tubuh menurun karena penurunan kadar air dan pengisian kurang cepat dilaksanakan. Karena itu, disarankan untuk minum air putih minimal 2 liter per hari. Banyak minum akan membuat kulit tidak cepat kering. Air putih juga bersifat “menghanyutkan” kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga akan merasa kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
Manfaatnya adalah meredakan kepenatan raga dan pikiran sehingga kembali bugar untuk melanjutkan kegiatan sehari-hari. Pijat atau massage bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengusir kelelahan dan stres. Tekanan yang dilakukan saat memijat pada titik-titik tertentu di otot (pressure point) memang mampu melancarkan peredaran darah hingga Anda merasa fit kembali. Yang penting, lakukan peregangan ringan sebelum melakukan pijatan, agar otot-otot menjadi relaks lebih dulu. Sebelum melakukan pijatan, sebaiknya isi perut Anda minimal 1 jam. Komunikasikan kepada sang pemijat untuk mengetahui seberapa kuat tekanan pijatannya. Jika Anda ingin lakukan pijatan ini di rumah, maka Anda harus sediakan tempat yang mampu memberikan kenyamanan saat Anda dipijat.
Agar pada hari sakral tersebut, semua acara berjalan sukses dan mulus, memohon doa restu kepada-Nya agar pernikahan Anda tak hanya manis di hari pertama, namun hingga akhir hayat.




